Selasa, 19 April 2016

SENI


TUGAS IBD
( ILMU BUDAYA DASAR )
SENI TENTANG
( GITAR )



Nama : Agnes asetiawan
Kelas : 1IA14
NPM : 50415261













I. SEJARAH GITAR

Gitar adalah sebuah alat musik berdawai yang dimainkan dengan cara dipetik, umumnya menggunakan jari maupun plektrum. Gitar terbentuk atas sebuah bagian tubuh pokok dengan bagian leher yang padat sebagai tempat senar yang umumnya berjumlah enam didempetkan. Gitar secara tradisional dibentuk dari berbagai jenis kayu dengan senar yang terbuat dari nilon maupun baja. Beberapa gitar modern dibuat dari material polikarbonat. Secara umum, gitar terbagi atas 2 jenis: akustik dan elektrik.
Gitar akustik, dengan bagian badannya yang berlubang (hollow body), telah digunakan selama ribuan tahun. Terdapat tiga jenis utama gitar akustik modern: gitar akustik senar-nilon, gitar akustik senar-baja, dan gitar archtop. Gitar klasik umumnya dimainkan sebagai instrumen solo menggunakan teknik fingerpicking komprehensif.
Gitar elektrik, diperkenalkan pada tahun 1930an, bergantung pada penguat yang secara elektronik mampu memanipulasi bunyi gitar. Pada permulaan penggunaannya, gitar elektrik menggunakan badan berlubang (hollow body), namun kemudian penggunaan badan padat (solid body) dirasa lebih sesuai. Gitar elektrik terkenal luas sebagai instrumen utama pada berbagai genre musik seperti blues, country, reggae, jazz, metal, rock, dan berbagai bentuk musik pop.
Kata ‘gitar’ atau guitar dalam bahasa Inggris, pada mulanya diambil dari nama alat musik petik kuno di wilayah Persia pada kira-kira tahun 1500 SM yang dikenal sebagai citar atau sehtar. Alat musik ini kemudian berkembang menjadi berbagai macam model gitar kuno yang dikenal dengan istilah umum tanbur. Pada tahun 300 SM Tanbur Persia dikembangkan oleh bangsa Yunani dan enam abad kemudian oleh bangsa Romawi (Bellow, 1970:54-55). Pada tahun 476M alat musik ini dibawa oleh bangsa Romawi ke Spanyol dan bertransformasi menjadi: (1) guitarra Morisca yang berfungsi sebagai pembawa melodi, dan (2) Guitarra Latina untuk memainkan akor. Tiga abad kemudian bangsa Arab membawa semacam gitar gambus dengan sebutan al ud ke Spanyol (Summerfield, 1982:12). Berdasarkan konstruksi al ud Arab dan kedua model gitar dari Romawi tersebut, bangsa Spanyol kemudian membuat alat musiknya sendiri yang disebut vihuela. Sebagai hasilnya, vihuela menjadi populer di Spanyol sementara alat-alat musik pendahulunya sedikit demi sedikit ditinggalkan. Walaupun demikian al ud dibawa orang ke negara-negara Eropa Barat dan menyaingi popularitas vihuela di Spanyol. Di Eropa al ud disambut dengan baik dan berkembang menjadi berbagai model lute Eropa hingga kira-kira akhir abad ke-17. Sementara itu vihuela berkembang terus menjadi berbagai macam gitar selama berabad-abad hingga akhirnya menjadi gitar klasik yang digunakan pada saat ini.
Keaslian gitar tidak dapat dilihat dari keantikannya. Beberapa ahli merasa alat ini berasal dari benua Afrika, di mana banyak replika modern dalam bentuk kotak bulat seperti kulit kerang dengan Gut / benang benang sutera, di banyak daerah benua itu. Ahli lain menemukan alat ini dalam bentuk kaca di relief relief batu tua di zaman Asia Tengah dan Asia Kuno. Bahan pemikiran lain juga timbul dengan ditemukannya vas vas Yunani Kuno yang bercorak. Greek Strings mungkin adalah alat pertama yang dikatagorikan sebagai gitar. Gitar modern kemungkinan berakar dari gitar Spanyol, tetapi berbagai jenis gitar seperti instrumen instrumen yang kita bisa saksikan dilukisan lukisan pada zaman Medieval dan Renaiassance yang banyak terdapat diseluruh Eropa.[1]

II. JENIS - JENIS GITAR

Gitar Akustik

Gitar akustik memiliki bagian badan yang berlubang (hollow body) dan dapat menghasilkan suara yang relatif cukup keras tanpa penguatan elektrik. Bunyi dari gitar akustik dihasilkan dari getaran senar yang mengalir antara tulang leher (nut) dengan jembatan (brigde) yang kemudian diperkuat oleh bagian badan gitar yang bertindak sebagai lubang resonansi.
Lubang resonansi pada umumnya berupa lubang berbentuk lingkaran terletak di tengah badan gitar. Tapi sesuai perkembangan zaman dan tuntutan estetika lubang resonansi tidak hanya berbentuk lingkaran, tapi juga bisa berupa kaligrafi seperti yang diperkenalkan oleh CC Guitar dengan Calligraphy Series yang mengambil karakter kanji (China, Japan).
Terdapat beberapa subkategori dari pengelompokan gitar akustik, di antaranya:
Pengelompokan gitar akustik juga memasukkan gitar akustik yang memiliki tingkatan jangkauan nada yang berbeda, seperti gitar bass akustik yang memiliki setem yang sama dengan gitar bass elektrik.

Gitar elektrik

Gitar elektrik adalah gitar yang dirancang agar bunyi yang dihasilkan dapat diperkuat secara elektrik dan jika dimainkan tanpa penguatan tersebut akan menghasilkan suara yang relatif lemah. Komponen utama pada gitar elektrik adalah pickup. Pick up Elektromagnetik menangkap dan mengubah getaran senar ke dalam bentuk sinyal, yang kemudian diteruskan ke pengeras suara melelui medium kabel atau gelombang radio. Suara yang dihasilkan seringkali dimanipulasi sedemikian rupa menggunakan peralatan elektronik tambahan maupun distorsi alami dari tabung vakum di dalam pengeras suara. Terdapat dua jenis pickup magnetik, yaitu pickup kumparan tunggal (single coil) dan pickup kumparan ganda (double coil atau humbucker), di mana setiap pickup dapat diatur aktif atau pasif. Pickup pertama yang berhasil digunakan pada gitar dikembangkan oleh George Beauchamp pada 1931, diamana saat itu ia masih menggunakan badan gitar yang berlubang (hollow-body). Setelah Perang Dunia II, barulah gitar elektrik badan-padat (solid-body) dipopulerkan oleh Gibson yang bekerjasama dengan Les Paul, serta oleh Leo Fender yang bekerja secara independen.
Beberapa model gitar elektrik menggunakan pickup piezoelektrik, yang berfungsi sebagai transduser untuk menghasilkan suara yang relatif mirip dengan gitar akustik. Terdapat pula gitar yang mengkombinasikan pickup magnetik dan pickup piezoelektrik yang bernama hybrid guitars.[2]

II. CHORD - CHORD GITAR

CHOR MAJOR

CHORD MINOR




 III. TOTORIAL BERMAIN GITAR




Cara – cara bermain gitar :
1.      kita harus senam  jari dan mempunyai gitar sendiri agar jari kita lentur dan tidak  kaku.
2.      harus di damping orang yang sudah berpengalaman bermain gitar agar kita tahu chord – chord gitar.
3.      bermain dengan kunci dasar terlebih dahulu
4.      harus sering memainkan gitar agar kunci yang sudah kita kuasai tidak lupa dan juga jari kita pun tidak kaku.
5.      petikan gitar dengan cara perlahan.
6.      Sering – seringlah mengulik lagu yang kita sukai agar kita bisa dapat menguasai bermain gitar





 III.MANFAAT BERMAIN GITAR


Menghibur orang lain

Manfaat mendengarkan musik klasik telah diketahui, sangat baik untuk perkembangan otak janin. Begitu pula permainan gitar ini, tidak hanya menghibur diri sendiri saja melainkan turut memberi rasa kenyamanan jiwa bagi yang mendengarkannya. Tentu saja, jika permainan gitarnya juga cukup baik.
Penelitian :
Penelitian yang dilakukan di Wellness center body-mind, mengklaim bahwa kenyamanan jiwa yang dirasakan tidak hanya berlaku bagi mereka yang memainkan gitar, melainkan juga bagi mereka yang mendengarkan. Sehingga kita turut membantu teman kita yang sedang kesusahan untuk merasa lebih baik dengan memperdengarkan alunan music gitar yang kita mainkan.
Selain dapat pahala karena telah membantu teman, tentu kita juga mendapatkan citra baik dimata teman-teman.

Meningkatkan fungsi otak


Sudah lama para ahli Skotlandia meneliti manfaat yang di dapat dari bermain gitar. Hingga mereka menemukan bawah dengan bermain gitar mampu membuat fungsi otak semakin berkembang, seperti manfaat bermain catur. Hal ini baik untuk anak muda, yang masih dalam tahap pertumbuhan. Dengan bermain gitar selagi dalam masa pertumbuhan fisik akan baik untuk perkembangan kemampuan berpikir kita juga.

Menghilangkan rasa sakit
Kondisi saat kita sakit memang sangat tidak menyenangkan. Kita hanya bisa di buat diam beristirahat di tempat tidur hingga menunggu fisik kita benar-benar pulih. Selain mengkonsumsi manfaat buah-buahan dan sayuran sehat, bagi yang bisa bermain gitar, jika memungkinkan maka bermainlah gitar. Karena gitar membantu kita untuk mereduksi rasa sakit yang kita rasakan.
Mungkin belum bisa menyembuhkan rasa sakit secara fisik, namun secara psikologis rasa sakit tersebut terasa berkurang. Sugesti itu baik dan akan turut membantu anda dalam proses penyembuhan. manfaat tersebut berangkat dari hasil penelitian yang dilakukan Universitas Utah’s Pain Research Center.
3.      Kesehatan jantung
Sejumlah makanan sehat, yang terdapat dalam manfaat sayur-sayuran atau buah-buahan memang mampu membantu menyehatkan jantung dengan kandungan nutrisinya. Namun dengan bermain gitar kurang lebih 2 jam dalam sehari turut membantu menurunkan tekanan darah, serta detak jantung.Hal tersebut ditemukan dari hasil Studi di Belanda.
Pakar kesehatan jantung, juga turut merekomendasikan bawah bermain gitar baik untuk penderita jantung, karena menurunkan tekanan darah dan kardiovaskular pada jantung.

 Menghilangkan stress
Bermain gitar memang terasa enak saat sedang penat. Oleh karena itu, ketika kita terasa sangat penat akan banyak urusan yang menumpuk meka luangkan waktu kita untuk bermain gitar. Dengan begitu pikiran kita akan lebih rileks dan ringan untuk kembali bekerja.
Penelitian :
Pikiran akan terasa lebih tenang, saat bermain gitar atau mendengarkan suara gitar tersebut. Ternyata suara gitar tersebut berpengaruh untuk menurunkan tingkat stress pendengarnya pada tingkat genomic. Hasil riset tersebut telah dilakukan di Loma Linda School of medicine.

 Menarik perhatian wanita
Sangat menarik bukan, bagi kita yang ingin mencari pasangan, untuk mempermudah proses pencarian tidak ada salahnya anda belajar bermain gitar terlebih dahulu.
Penelitian :
Didukung dengan penelitian yang dilakukan di Israel menyatakan bahwa seseorang yang bermain music turut memberikan kesan kejantanan. Hal itu di buktikan oleh peneliti dengan mengirimkan foto kepada 100 orang wanita. 50 orang diberi foto pria tampan dengan gitarnya, 50 sisanya diberi foto tanpa gitar. Hasilnya dari masing-masing 50 foto untuk pria dengan gitar dipilih oleh 10 orang perempuan, dan hanya 5 yang memilih pria tanpa bergitar, dan sisanya tidak menghiraukan.

 Turut berpestar di bidang akademis
Bidang akademis biasanya dipengaruhi oleh kinerja otak kiri kita. Memang music sendiri adalah kinerja otak kanan. Namun bermain gitar ternyata bisa mengaktifkan otak kanan dan kiri secara bersamaan. Hal itu di ungkap oleh Dr. Gordon Show, yang membenarkan bahwa orang yang mahir bermain gitar akan berpotensi meraih prestasi di mata pelajaran yang lain karena saat bermain gitar kedua bagian otak kita aktif bersamaan.

Menambah pergaulan
Orang yang bisa bermain gitar biasanya menjadi pusat perhatian. Disaat kita sedang bermain gitar teman-teman kita akan turut berkumpul mendengarkan alunan gitar kita dan bernyanyi bersama-sama. Hal itu cukup baik dalam membantu kita lebih dikenal dan menjadi modal menjalin pertemanan dengan orang lain. Apalagi jika kita bergabung membuat band sendiri atau bahkan kita ikut di komunitas para gitaris, tentu akan menambah pergaulan.

Prosfek karir menjadi gitar professional
Jika kita serius dalam bermain gitar, ditunjang dengan bakat musik yang luar biasa dapat membuka peluang untuk menjadi gitaris profesional. Tidak ada salahnya untuk menjadikan kemampuan ini, sebagai sumber penghasilan. Menjadi pemain gitar untuk acara-acara tertentu atau terjun di dunia industri musik secara serius pun bisa dilakukan.

Mengasah kemampuan vocal
Sejatinya Pemain gitar adalah pengiring suara vokal. Pemain gitar di haruskan untuk memahami nada dasar penyanyi, sehingga mampu mengiringi dengan baik. Kemampuan itu yang membuat koordinasi otak pemain gitaris cukup baik antara menyelaraskan suara vokal dan nada gitar. Karena itulah, gitaris juga bisa mengasah kemampuan vokalnya sendiri dengan manfaat bermain gitar.
Justru pemain musik seperti gitaris akan lebih bisa memiliki ruang latihan bernyanyi lebih banyak karena secara mandiri bisa berlatih vokal, sekaligus diiringi oleh musiknya sendiri. Sehingga, tidak aneh jika biasanya para pemain gitar mampu menciptakan lagu-lagu yang enak di dengar yang bisa dinyanyikan oleh orang lain.

Meningkatkan rasa percaya diri
Tidak semua orang memiliki kemampuan bermain gitar. Bahkan yang sudah dewasa dan telah sibuk oleh dunia kerja, tidak sempat untuk mulai belajar gitar. Oleh karena itu bagi remaja yang masih punya banyak waktu luang sebaiknya mulai belajar bermain gitar. Manfaat bermain gitar, melatih kita untuk tekun dan berusaha menguasai tekniknya dan tidak semua sanggup menjalaninya.
Sehingga hanya orang-orang tertentu saja yang tergolong bisa menguasai alat musik gitar ini. Dengan demikian pemahaman tersebut tentu akan mempengaruhi rasa percaya diri kita karena kita turut berbangga menjadi bagian dari orang yang bisa memainkan alat music popular ini.